Archives

Tahukah Anda tentang BROWNIES???

Brownies!….
Siapa sih di Indonesia ini yang belum tahu tentang Brownies?…
Saya yakin hampir semua penggemar kue dan coklat sudah pernah dengar tentang jenis kue yang satu ini.

Tapi….
Apakah anda benar-benar tahu, sesungguhnya jenis kue apa sih brownies itu?

Dari hasil “ngobrol” dengan “mbah” gugel nih…ternyata brownies itu asalnya dari sebuah kegagalan membuat cake coklat yang mengembang dan empuk, alias cake bantat.

Tapi…kok cake bantat bisa enak ya?

Bedanya karena dalam adonan brownies ada pemakaian coklat yang cukup tinggi, sehingga membuat tekstur “bantat”nya tidak seperti cake yang hanya mengandung tepung saja.

Coklat dalam adonan brownies membuat tekstur padat dan retak namun mudah lumer di mulut saat terkena suhu panas dan berair seperti saat kita makan coklat padat.

Di negara asalnya di Amerika, brownies ini mulai populer di akhir abad ke 19, dan sampai sekarang banyak divariasikan dengan berbagai jenis coklat maupun jenis kacang-kacangan dalam isiannya. Namun berbagai varian ini tidak merubah tampilan kebantatan dari brownies tersebut.

Banyak orang yang hanya beranggapan bahwa kue brownies, diartikan sesuai warna coklatnya saja, tanpa melihat sejarah ataupun asal muasalnya sampai disebut demikian. Padahal, saat sebuah kue yang dinamakan “brownies” tapi memiliki tekstur yang berongga dan mengembang empuk (saat ditekan dengan jari sikue elastis ke posisi semula), maka itu sudah bukan lagi jenis kue brownies, melainkan “cake” atau bisa juga “muffin”.

Sekarang ini brownies dibedakan secara garis besarnya menjadi 2 bagian sesuai dengan kadar coklatnya yaitu brownies yang teksturnya kokoh di bagian luar dan sedikit moist lembut di bagian dalam (kadar coklatnya standard sampai sedang), dengan brownies yang bagian dalamnya “fudgy” = menyerupai “dodol” coklat (kadar coklat sedang sampai tinggi).
Keduanya memiliki sensasi tersendiri saat dinikmati.

Selain dari kadar coklat, sekarang ada juga yang dikategorikan sebagai jenis brownies, tetapi tidak berwarna coklat, karena memakai jenis coklat putih. Varian yang satu ini biasanya disebut “Blondie” alias “si Pirang”. Sensasi rasa yang ditimbulkan juga jauh berbeda dengan yang menggunakan warna coklat.

Jadi, dari uraian di atas, tentunya sudah bisa dibayangkan kue mana sesungguhnya yang pantas kita sebut sebagai “Brownies” , bukan?

Semoga bisa memberikan pencerahan dan tidak lagi salah kaprah dalam membayangkan jenis kue “Brownies” ini.

Love U all
Elisa Clara

Advertisements

Sweet rolls? Take the fast track: no-yeast caramel buns. | Flourish – King Arthur Flour’s blog

Resep roti tanpa ragi yang perlu dicoba nih.

Sweet rolls? Take the fast track: no-yeast caramel buns. | Flourish – King Arthur Flour’s blog.

Klappertaart Keju ala La DenZ

image

image

image

Ini setoran kelimaku buat even NCC-CCW di saat-saat terakhir. Alhamdulillah lolos juga dan tampil di blog bergengsi ini
http://ncccheeseweeks.blogspot.com/2014/02/klappertart-keju-ala-la-denz.html?m=1

image

Ini copasnya:
Dear host CCW,
Mencoba nyetor di saat-saat terakhir nih. Semoga bisa lolos seperti 4 setoran sebelumnya.

Sudah lama cari resep Klappertart yang tidak lembut banget alias sangat krimi seperti puding dan juga tidak terlalu kering yang teknik pembuatannya seperti sponge.

Akhirnya setelah googling, ketemu resepnya Mb Ike di blognya Pawonike. Mb Ike memadukan resep yang lembut ala Klappertaart Wilton dengan yang teknik kering. Maasih ya mb Ike atas resepnya. Resep aslinya bisa dilihat disini http://pawonike.blogspot.com/2010/10/cheese-klappertaart.html

Saya hanya buat 1/2 resep dan dimodifikasi beberapa bagian menyesuaikan bahan yang ada. Resep ini untuk 1 loyang alufo kotak 20cm dan 2 alufo bulat 12cm.

Klappertart Keju ala La DenZ
Terinspirasi dari mb Pawonike

Bahan:
A : 400 ml susu UHT
150 gr gula pasir
1 sdt vanili cair
50 ml santan cair instan
125 gr keju filling
2 sdm almond butter (seperti peanut butter tapi ini dari almond)

B : 100 ml air kelapa muda
100 ml susu UHT
100 gr maizena
Aduk semua bahan B agar tercampur rata dan halus. Sisihkan.

C : 100 gr margarine cake, lembutkan dengan garpu

D : 5 bh kuning telur, kocok lepas

E : Filling
250 gr daging kelapa muda, bersihkan dari kulit arinya
2 sdm almond panggang, dicincang
2 sdm kismis, rendam air hangat
50 gr keju cheddar parut

F : Topping
5 bh putih telur
75 gr gula pasir halus
¼ sdt vanili cair
¼ sdt kayu manis bubuk
2 sdm maizena
Mixer bahan F sampai kaku dan berjejak. Sisihkan.

G : Taburan
Kayu manis bubuk
Almond panggang cincang
Kismis
Keju cheddar parut

Cara membuat:

1. Masak bahan A sampai mulai mendidih dengan api sedang, sambil aduk rata searah dengan whisk. Kecilkan api, aduk terus sampai keju filling larut dan menyatu dengan adonan.
2. Masukkan bahan B, aduk rata searah dengan cepat agar adonan mengental halus dan muli meletup-letup. Angkat.
3. Masukkan bahan C. Aduk searah agar butter larut dan tercampur merata dalam adonan.
4. Masukkan bahan D. Aduk searah dengan cepat agar tercampur rata dan halus.
5. Masukkan ⅓ bagian bahan E. Aduk rata.
6. Masukkan ke loyang alufo kotak 20×20 cm sampai ⅓ tinggi loyang. Tata ½ Bagian dari sisa bahan E diatasnya. Tutupi dengan ½ bagian dari sisa adonan. Lalu tata sisa bahan E dan tutup lagi dengan sisa adonan. Ratakan. Pakai 2 lapis loyang alufonya agar kokoh.
7. Panggang dengan teknik au-bain-marie pada suhu 170°C (sedang) selama 30-40 menit sampai ¾ matang.
8. Masukkan kocokan bahan F ke dalam plastik segitiga dan lubangi ± 1 cm di ujungnya.
9. Setelah ¾ matang, keluarkan dari oven lalu spuit kocokan bahan F ke atas kue mulai dari bagian pinggir melingkar ke arah tengah sampai seluruh kue tertutup oleh bahan F.
10. Tata bahan G di atasnya.
11. Panggang kembali 10 – 15 menit sampai matang atau bagian atas coklat kekuningan.
12. Angkat dan dinginkan.
13. Masukkan kulkas sampai saat akan disantap.

image

Salam keju yummy
Elisabeth Cussoy

love u all
Elisa Clara

Love U all
Elisa Clara

Buttercake Shaun the Sheep Cupcakes

image

Ini setoranku yang ke 4 untuk NCC – CCW.

image

image

Dear host NCC-CCW…
Menyempatkan diri nyetor lagi. Kebeneran minggu ini orderannya cheese melulu….jadi bisa ikitan nyetor lagi.

Resepnya aq adaptasi dari postingan mb Kalisha Khanza Darussalam di FB grup NCC, yang katanya 1/2 resep dari resep yang ada di file grup fb NCC. Makasih ya atas postingan 1/2 resepnya.

Selama ini memang lagi nyari resep buttercake yang moist, soft dan fluffy. Ini aq bikin ½ resepnya karena orderannya cuma 10 buah cupcake sedang. ½ resep ini jadinya 12 buah cupcake diameter atas 6cm.

Ini ½ resep modifikasi saya:

Buttercake Shaun the Sheep Cupcakes

Sumber: postingan Kalisha Khanza Darussalam di grup fb NCC dengan judul “Buttercake Lembut & Fluffy

Bahan:
3 butir telur, pisahkan putih dan kuningnya
150 gram + 1 sdm mentega (saya pakai hollman)
1 sdm susu bubuk (saya ganti maizena)
5 sdm gula pasir
*saya tambahkan 50 gram keju cheddar parut
125 gram – ½ sdm terigu protein sedang

Caranya:
– Panaskn oven 175°C. Siapkan cetakan cupcake di atas loyang.
– Kocok putih telur sampai mengembang dan kaku. Sisihkan.
– Kocok mentega, kuning telur, dan gula sampai mengembang halus dan lembut.
– Masukkan maizena, terigu dan keju parut. Aduk rata.
– masukkan kocokan putih telur. Aduk balik merata dengan perlahan.
– Tuang ke cup ⅔ penuh.
– Panggang sampai matang (cek dengan tes tusuk)

Catatan:
* jangan buka oven sebelum adonan naik atau 15 menit pertama berlalu.

image

image

image

* adonan akan naik pada 15 menit pertama sampai melebihi cup tetapi tidak luber, dan kemudian akan turun sedikit saat matang.

Selamat mencoba.

Salam
Elisabeth Cussoy
elisaclaraladenz.wordpress.com

Love u all
Elisa Clara

Love U all
Elisa Clara

One Bowl Cheesy Yellow Cake

image

Ini setoran ketiga untuk NCC Cheese Cake Weeks…dan alhamdulillah berhasil lolos dan tampil disini http://ncccheeseweeks.blogspot.com/2014/02/one-bowl-cheesy-yellow-cake-by.html?m=1

Ini lengkapnya

[One Bowl] Cheesy Yellow Cake

image

Hai NCC-CCWers…..
Ini mencoba setor yang ketiga untuk CCW. Kebeneran ada customer minta tema Shaun The Sheep dengan base cake keju. Karena mendadak, jadinya nyari resep yg simpel aja tapi tetap bertema buttercake yang tidak terlalu dense. 
Akhirnya ketemu resep “The Best One-Bowl Yellow Cake” dari bloghttp://www.cinnamonspiceandeverythingnice.com/best-one-bowl-cake-recipe/ yang diambil dari “Mc Call’s Book of Cake and Pies” .
Saya hanya menambahkan keju parut saja sesuai dengan permintaan customer.
Ini resepnya. (untuk loyang bulat 2bh @20×5 cm, 1 bh 12x3cm, 1 bh 8x3cm dan 4 bh cetakan bola mini ukuran diameter 8cm )
One Bowl Cheesy Yellow Cake
sumber dari blogwww.cinnamonspiceandeverythingnice.com
modifikasi oleh Elisabeth Cussoy
Bahan Cake:
3 cup terigu protein sedang
1¾ cup gula pasir
1½ sdm Baking Powder double acting
1½ sdt garam meja
¾ cup butter
1½ cup susu UHT 
1½ sdt esens vanila
3 btr telur
⅔ cup keju parut
Saya pakai Buttercream: 
1½ cup butter standar, dilembutkan pada suhu ruang
1½ cup mentega putih
5 sdm Susu Kental Manis
4-6 cup gula halus, ayak. (Sesuaikan dengan konsistensi hiasan yang diinginkan) 
2 sdm esens vanila
½ sdt esens almond
pewarna makanan hitam
Cara membuat:
Panaskan oven 170°C. Olesi loyang 20 cm dengan butter dan alas dasarnya dengan kertas roti. Cetakan lain yang kecil cukup olesi butter saja
Cake:
Dalam wadah besar, masukkan gula pasir, lalu sambil diayak bersama masukkan terigu, baking powder dan garam. Whisk agar tercampur rata. 
Buat lubang ditengah campuran terigu seperti kawah, lalu masukkan butter, suu dan vanila. Kocok dengan mixer tangan pada kecepatan sedang selama 3 – 4 menit. Sesekali sekrap bagian tepi agar tercampur rata. 
Masukkan telur, kocok lagi selama 3 menit. Masukkan keju parut, aduk balik agar tercampur rata. Jangan terlalu diaduk.
Tuang ke masing-masing cetakan ⅔ penuh saja. 
Panggang lebih dulu yang ukuran 20 cm selama 35 sd 45 menit, ( catatan: jangan heran karena resep ini adonan tidak akan terlalu naik) atau sampai matang. Lakukan tes tusuk. Bila bagian atas masih kurang kuning, bisa api diganti api atas 1-2 menit. 
Loyang bola mini dipanggang selama 15 sd 20 menit. Bila bagian atas kurang kuning sama prosesnya seperti di atas.
Angkat dan dinginkan. 
Buttercream
Kocok dengan kecepatan sedang butter, mentega putih, SKM, dan esens sampai pucat dan mengembang serta halus.
Masukkan gula halus sedikit demi sedikit sambil dikocok dengan kecepatan tinggi, sampai pada kekakuan yang diinginkan. Karena saya tidak akan pakai spuit, untuk menghias cake, maka saya hanya mengocok sampai pada konsistensi dimana BC bisa kaku tapi masih tetap cukup lembut untuk disebar dan diratakan di permukaan cake, serta kokoh untuk motif bulu shaun dan kepalanya. Juga pada konsistensi ini kadar manis gula cukup dan tidak eneg.
Ambil 1½ cup dan beri pewarna hitam. Kocok rata dengan whisk. Sisihkan untuk hiasan shaun. 
Penataan:
Olesi bagian tengah tatakan 30cm dengan BC putih agar cake menempel dan tidak bergeser saat dihias.
Ratakan bagian atas semua cake agar tidak melengkung saat disusun.
Letakkan 1 bh cake 20 cm di tatakan dimana bagian dasar dibalik menghadap ke atas.
Lapisi permukaannya dengan BC putih setebal 1 cm. Ratakan.
Susun cake 20 cm yang lainnya di atas lapisn BC dengan bagian dasar cake tetap di bagian bawah. 
Beri lapisan dasar tipis BC putih yang menutupi dan meratakan semua permukaan cake. Masukkan ke dalam kulkas selama 5-10 menit agar BC agak mengeras. Keluarkan dari kulkas, dan tutupi seluruh permukaan cake dengan BC setebal 1 cm. Ratakan dan haluskan. Masukkan kembali ke kulkas selama 5 – 10 menit.
Isi plastik segitiga dengan masing-masing warna. Gunting bagian ujungnya yang ukuran lebarnya untuk bentuk bulat sebesar 4mm. 
Keluarkan cake dari kulkas. Susun cake 12 cm di bagian tengah cake besar. Lapisi dengan BC hitam bagian atasnya. Hias bagian sampingnya dengan motif petal sampai penuh.
Letakkan cake 8 cm di atasnya. Hias dengan BC putih motif bola kecil sebagai bulu shaun sampai penuh dan rapat. 
Susun diatasnya cake bola mini dengan bagian datar di bawah. Tutupi dengan BC putih sampai penuh. Cake bola pertama ini bersama cake 8 cm akan menjadi shaun paling bawah. Rapikan bulatan badan shaun pada bagian sambungan kedua cake ini.
Ambil tusuk sate besar yang panjangnya 30 cm sebanyak 2 buah, lalu ukur perkiraan tinggi susunan cake bila ditambah 3 buah bola mini lagi. Potong sesuai tinggi yang diperkirakan. Tusuk sate harus rata dengan permukaan cake paling atas. Pasang tusik sate di bagian kanan dan kiri cake bola. Gunanya untuk menyangga susunan cake bola mini ini. 
Ambil cake bola ke 2 dan letakkan diatas cake sebelumnya, dimana bagian datar cake bola ini menghadap keatas dan yang melengkung di bawah. Hati-hati saat memasang pada tusuk sate, agar dibuat simetris jangan sampai miring. Tutupi dengan motif bola. Demikian sampai cake bola teratas. Beri kepala dan kaki shaun. Hias cake besar. 
Done!
Elisabeth Cussoy
@la_denz

Love U all
Elisa Clara

Bolu Keju Falseto

image

Yeaaayy…alhamdulillah seneng banget bisa dapetin logo ini tanda aku lulus dalam mengikuti program NCC Cheese Cake Weeks 15 Jan – 15 Feb 2014. Padahal anggota baru nih dan selama ini belajarnya otodidak aja.

Ini email dari NCC-CCW:

“Hai Mbak Clara, maaf sebelumnya nama resepnya salah, ini ralatnya…
 
Terima kasih atas partisipasinya di event NCC Cheese Culinary Week kali ini..
Terlampir kami kirimkan badge / logo event NCC – CCW sebagai penghargaan dan tanda terima kasih kami atas kiriman resep”Bolu Keju Falseto” yang menggiurkan..
Kami tunggu kiriman kreasi keju selanjutnya..
 
Salam keju lumeerrr!
The Hosts – NCC CC

Dan karyaku pun tampil dalam blog http://ncccheeseweeks.blogspot.com/2014/02/ncc-ccw-repost-bolu-keju-falseto.html?m

Bolu Keju Falseto

image

Salam kenal bunda
ABG mau memberanikan diri ikutan CCW.
Resepnya resep dasar pak Sahak yang ala bunda Erna Azah, kecuali SP saya skip karena lagi gak ada stok. Namanya saya tambahin “Falseto” soalnya ada cerita dibaliknya.

Saya selama ini ntah kenapa selalu gak pernah berhasil kalo berurusan dengan BOLU alias adonan yang dimulai dengan telur dikocok bersama gula. Selalu bantat atau lumer, dsb. Jadi jualanku selalu base cakenya butter cake. Yang memang cocok untuk hias fondant, karena lebih kukuh.

Penasaran begitu join NCC, kok ada bisa buat bolu ya? Jadi pas di fb ada yg komen ngasih resep ini dengan metode all in one, beranikan diri buat nyoba deh. Dan payahnya seperti biasa terjadilah ‘kecelakaan’. Spatula yang saya pakai buat ambil mentega untuk dilelehkan, tanpa sengaja saya pakai sekrap pinggir wadah waktu sedang mengocok adonan telur. Alhasil adonan gak bisa bener-bener naik deh.

Pikir punya pikir, sayang banget nih kalo dibuang ya….akhirnya saya bandingkan ja dengan buttercake yang biasa saya buat. Saya masukin mentega cairnya lalu saya tambahkan 1 sdm maizena (takut kalo terigu nanti bantat) dan 1 sdt Baking Soda. Lalu saya kocok sampai agak memucat dan agak kental. Saya tuang ke cetakan cupcake, karena ada anak SMU yang ngorder cuma sedikit. Lalu panggang dengan was-was. Beberapa menit di oven keliatan adonan naik…dan akhirnya matang tanpa lumer maupun turun lagi.

Pas di cek, hasilnya…masih bertekstur walau padat juga moist dan soft. Waaaahhh….lumayan. Bolu Keju Falseto pun bisa dihias fondant tema Superman dan siap dihidangkan.

Ini resepnya (½ resep), jadi 12 cup sedang

BOLU KEJU FALSETO
terinspirasi dari Bolu Keju ala Erna Azah

Bahan:
5 btr telur
125 gr gula pasir
125 gr terigu (saya pakai yang segitiga)
1 saset SKM
½ sdm SP (saya skip dan ganti dengan ½ sdt BP)
75 gr keju parut
100 gr margarin, lelehkan

Tambahan saat “kecelakaan”
1 sdm maizena (bisa juga tepung custard)
½ sdt  soda kue

Kocok semua bahan –kecuali keju dan margarine—, sampai mengembang. Awalnya dengan kecepatan rendah dulu, baru di tinggikan setelah tercampur rata. (WARNING: PERALATAN HARUS BERSIH DARI MINYAK SAAT MENGOCOK!!!)

Setelah mengembang dan berjejak, matikan mixer. Masukkan keju dan margarin cair. Aduk balik sampai tercampur rata. Jangan diketuk-ketuk wadahnya dan jangan terlalu cepat mengaduk.

Tuang ke cetakan cupcake ⅔ penuh, lalu panggang pada api sedang sampai matang. Lakukan tes tusuk, dimana saat ditusuk dengan tusuk sate tak berbekas.
Hias sesuai dengan keinginan.

Maaf, bila kuota foto dan teks kebanyakan. Belum ngerti cara merubah ukuran foto.

Salam Keju
Elisabeth Clara Cussoy
08127190150
https://elisaclaraladenz.wordpress.com

Dump “Brownies Ketan Hitam Kukus” Cake Mix ala La DenZ

image

Hari ini My Hubby Birthday…lagi ga mood bikin cake yang ribet-ribet nih, berhubung jagoanku baru sembuh dari sakit campak…n diriku lagi gak enak badan seperti biasa kalo abis kecapean nungguin yang sakit.

Bolak-balik nanya si mbah googl* dan ngecek stokan di rumah….nemu resepnya Debra Shapiro dari blog Tastebook. Judulnya World’s Fastest Chocolate Cake. Jadi tertarik pengen nyoba.

Problemnya karena gak cek n ricek lagi maupun kalkulasi, aq main masuk-masukin aja bahan yang ada….hasilnya….masih empuk dan moist, tapi terlalu padat…. cek n ricek kembali…..ternyata ada perbedaan berat antara cake mix lokal dengan cake mix yang punya Debra.

Brownies kukus mix kemasan yang aq pake beratnya 400gr sedangkan yang punya Debra 18,25 oz atau hampir sekitar 500gr. Lalu Puding coklat mix yang aq pakai beratnya kebanyakan 165 gr tanpa vlanya. Sedangkan punya Debra hanya 3,9 oz atau sekitar 105 gr. Mungkin perbedaan jumlah jenis tepung mix ini yang membuat cakenya jadi berbeda dalam teksturnya. Soal pengembangannya, memng biasanya “dump cake” setahuku tidak terlalu naik, ataupun kalau naik saat mendingin agak turun lagi, tidak seperti cake pada umumnya.

Soal rasanya tetap seperti brownies ketan hitam sih. tapi lebih lembut karena ada puding mixnya itu kali. Oya, ini aq panggang, walaupun cake mixnya yang judulnya dikukus. Soalnya, belum pernah tahu kalo dump cake kukus apa bisa jadi atau gak.

Uniknya karena teknik mengadonnya paling mudah dan cocok buat yang lagi males atau gak mood mengocok dan membuat dapur berantakan, arena semua bahan langsung dicampur di loyang yang akan dipakai manggang.

Ok….ini dia resepnya.

“DUMP” BROWNIES KETAN HITAM KUKUS CAKE
Resep asli dari blog Tastebook oleh Debra Shapiro dengan judul “World’s Fastest Chocolate Cake”

Bahan:
¼ cup minyak canola atau minyak sayur
1 pak (18,25oz) kemasan cake coklat ( aq pakai 1 pak (400gr) kemasan Brownies Kukus Ketan Hitam)
1¼ cup air (aq pakai susu encer)
2 btr telur ayam besar, sebaiknya dikocok lepas
1 pak (3,9 oz) kemasan puding coklat (aq pakai 1 pak (165 gr) tanpa tepung vlanya)
1cup coklat chips (aq ganti dengan ¼ cup kurang 1sdm coklat bubuk)

Caranya:
Panaskan oven 180°C atau api sedang.
Siapkan loyang bulat ukuran 9 inci (aq pakai loyang alum kotak 20×20 cm)
Tuang minyak ke loyang dan ratakan serta pastikan semua sisi terkena minyak.
Masukkan bahan lain satu per satu sesuai dengan urutan bhn di atas.
Aduk rata dengan garpu atau whisk kecil, Sampai semua tercampur rata. Adonan agak encer.
Panggang selama 35 – 40 menit (aq pakai oven listrik yang sudah kurang stabil kali ya jadi butuh waktu sekitar 50 – 60 menit untuk matang. Saat dites tusuk masih ada sedikit gumpalan kering di ujung tusuk satenya. Dan juga bagian pinggir cake terpisah dari sisi loyang.
Angkat dan biarkan agak mendingin sebentar baru dikeluarkan dari loyang.
Hias sesuai selera.

Catatan:
Ke depannya mungkin akan perlu ditambahkan air/susu sekitar 1/4 cup lagi dan 1 btr telur serta 1sdt Baking Soda, karena selisih berat cake mix browniesnya agak banyak. Supaya teksturnya bisa lebih berpori dan tidak terlalu padat. Cake ini hasilnya akan bersifat agak “goey” atau “chewy”, tapi karena saya agak dilamain anggangnya juga mungkin jadi agak dense itu dan tidak terlalu chewy.

Selamat mencoba
Love u all
Clara